Author: admin

Pendaftaran Relawan Demokrasi Pemilu 2019

MEKANISME KERJA Dalam menjalankan tugasnya relawan demokrasi menggunakan pilihan metode yang sesuai dengan kebutuhan, antara lain: Simulasi. Bermain peran/role playing. Diskusi kelompok/FGD. Ceramah. Alat bantu (visual dan non visual). Posing materi sosialisasi ke media sosial. Agenda kegiatan relawan demokrasi melipui: Memetakan varian kelompok sasaran (mapping). Mengideniikasi kebutuhan varian kelompok sasaran. Ideniikasi materi dan metode sosialisasi yang akan dilakukan. Menyusun jadwal kegiatan dan berkoordinasi dengan relawan pemilu yang lain. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal. Menyusun dan melaporkan kegiatan kepada KPU Kabupaten/Kota. PERSYARATAN RELAWAN DEMOKRASI Untuk mengikui program Relawan Demokrasi, seseorang harus memiliki persyaratan sebagai berikut: Warga Negara Indonesia. Dilarang untuk merekrut anak/saudara/sanak famili tanpa ada kompetensi. Berusia minimal 17 tahun pada saat mendatar, khusus untuk relawan pemilih pemula maksimal berusia 25 tahun. Pendidikan minimal SLTA atau sederajat. Berdomisili di wilayah setempat: a. Setiap kecamatan diharuskan ada perwakilan dari relawan; b. Jika ada wilayah dengan geograis pulau-pulau kecil/daerah terluar/daerah perbatasan diusahakan ada perwakilan relawan. Non-partisan, sekurang-kurangnya dalam 5 (lima) tahun terakhir idak menjadi anggota Partai Poliik. Memiliki komitmen menjadi relawan pemilu. Terdatar sebagai pemilih. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Bertanggungjawab dan berakhlak baik. Bukan bagian dari penyelenggara pemilu. Memiliki pengalaman dalam kegiatan penyuluhan atau aktif dalam organisasi kemasyarakatan/kemahasiswaan. Membuat program kerja yang akan dilaksanakan. Relawan demokrasi diutamakan: bagi relawan basis pemilih warga internet mampu mengoperasikan, membuat content/desain/slogan/meme dan memiliki minimal 3 (iga) akun medsos (FB, Twiter, Instagram) dengan follower atau 5...

Read More

KPU Kudus Serahkan APK ke Parpol

Kudus, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus menyerahkan alat peraga kampanye (APK) ke partai politik peserta Pemilu 2019. Penyerahan secara simbolis itu dilakukan di Aula KPU setempat oleh komisoner KPU kepada perwakillan masing-masing parpol pada Jumat sore (23/11). Ketua KPU Kudus Naily Syarifah mengatakan, berdasarkan PKPU No 23 Tahun 2018 yang sudah diperbarui PKPU No 28 dan 33 Tahun 2018, KPU ikut memfasilitasi APK. Di antaranya baliho dan spanduk. Masing-masing partai akan difasilitasi sebanyak 10 item baliho ukuran 3×5 meter dan spanduk ukuran 1,5×7 meter. “Seharusnya fasilitasi APK itu sudah bisa kita cetak sejak awal masa kampanye lalu, yakni 23 September. Namun, karena desain dari parpol yang terlambat, sehingga baru bisa kita cetak sekarang,” katanya. Penyerahan APK yang difasilitasi KPU tersebut belum semuanya. Baru secara simbolis. Dari parpol juga diminta mengecek langsung sudah sesuai atau belum hasil cetaknya dengan desain yang dibuat parpol. Jangan sampai ketika sudah dicetak semuanya, ternyata ada kesalahan baik gambar maupun kata-katanya dan desainnya. “Kami minta parpol mengecek dengan teliti sudah benar atau belum APK yang kita fasilitasi tersebut. Jikka ada yang salah, kami akan mengoreksinya,” tegasnya. Ditambahkan Ahmad Kholil, Komisioner KPU Divisi Sosialisasi Parmasdiklih dan SDM, dari 15 parpol yang sudah menyerahkan desain APK, ada tiga parpol yang meminta revisi. Ketiga parpol tersebut dari PAN (Partai Amanat Nasional), Partai Hanura, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketiga partai itu, dari PAN ada kesalahan warna cetak....

Read More

Ikuti FB KPU Kabupaten Kudus

Facebook Pagelike Widget

PENDAFTARAN KPPS

Info Grafis

Arrow
Arrow
Slider

LPSDK PARPOL 2019

MASKOT PEMILU 2019

Arrow
Arrow
Slider
Visitors

Online Visitors : 3
Todays Hits : 427
Total Hits : 892819